Laporan Keuangan

Pantau peforma bisnis secara Realtime

Selama 27 Tahun,
lebih dari 100.000 pengusaha menggunakan Zahir

Arus Kas

Sekarang Anda bisa dengan mudah mendapatkan informasi mengenai arus masuk dan arus keluar uang tunai selama periode waktu tertentu dan memberikan gambaran tentang bagaimana perusahaan menghasilkan dan menggunakan uang tunai dalam operasionalnya, investasi, dan aktivitas pendanaan.

Laba Rugi

Mudah mengetahui performa keuangan perusahaan selama periode waktu tertentu dengan sajian informasi mengenai pendapatan, beban, laba, dan rugi yang dihasilkan perusahaan Anda selama periode tersebut.

Neraca

Dapat menganalisa keuangan dan merencanakan strategi bisnis karena tersaji gambaran tentang kesehatan finansial perusahaan, solvabilitas (kemampuan membayar utang), dan juga dapat digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekuitas perusahaan Anda.

Laba Rugi 12 Bulan

Neraca 12 bulan adalah salah satu komponen dari laporan keuangan suatu perusahaan yang memberikan gambaran tentang aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan pada akhir periode 12 bulan. Neraca ini juga dikenal sebagai “balance sheet.” Neraca biasanya terdiri dari dua sisi, yaitu sisi aset dan sisi kewajiban serta ekuitas.

Neraca 12 Bulan

Neraca 12 bulan adalah salah satu komponen dari laporan keuangan suatu perusahaan yang memberikan gambaran tentang aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan pada akhir periode 12 bulan. Neraca ini juga dikenal sebagai “balance sheet.” Neraca biasanya terdiri dari dua sisi, yaitu sisi aset dan sisi kewajiban serta ekuitas.

Jurnal Semua Transaksi

Dalam jurnal semua transaksi, setiap transaksi dicatat secara terinci, mencakup informasi seperti tanggal transaksi, deskripsi transaksi, akun yang terlibat (misalnya, kas, piutang, hutang, persediaan, dan lain sebagainya), dan jumlah yang terlibat. Ini membantu perusahaan dalam melacak dan memahami bagaimana uang masuk dan keluar dari bisnis mereka.

Jejak Audit

Jejak audit dalam Zahir Online adalah cara untuk melacak dan memantau semua aktivitas transaksi dan pengguna yang terjadi dalam perangkat lunak akuntansi Zahir Online. Langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengelola jejak audit meliputi:

  • Rekam Semua Transaksi: Pastikan semua transaksi keuangan direkam secara akurat dalam Zahir Online, termasuk penjualan, pembelian, pengeluaran, dan penerimaan.
  • Pengaturan Otorisasi: Atur izin akses yang sesuai untuk setiap pengguna agar dapat mengontrol siapa yang dapat mengakses dan mengedit data transaksi.
  • Cetak Jurnal dan Laporan: Gunakan fitur pencetakan untuk mencetak jurnal harian, jurnal umum, dan laporan keuangan lainnya. Simpan salinan laporan ini untuk referensi.
  • Pemeriksaan Berkala: Lakukan pemeriksaan berkala terhadap catatan transaksi dan laporan keuangan dalam Zahir Online.
  • Catat Perubahan: Periksa riwayat perubahan dalam transaksi untuk mengetahui siapa yang melakukan perubahan dan kapan perubahan tersebut terjadi.
  • Lacak Aktivitas Pengguna: Perhatikan log aktivitas pengguna untuk mendeteksi aktivitas yang mencurigakan atau tidak sah.
  • Gunakan Catatan Penjelasan: Gunakan fitur catatan penjelasan untuk memberikan keterangan tambahan tentang transaksi atau perubahan.

Buku Besar

Buku Besar (ledger) adalah salah satu komponen utama dari sistem akuntansi suatu perusahaan. Ini adalah catatan lengkap yang mencatat semua transaksi keuangan yang dilakukan oleh perusahaan selama periode waktu tertentu. Buku besar digunakan untuk melacak dan mengelompokkan transaksi ke dalam akun-akun yang berbeda agar dapat menyusun laporan keuangan yang akurat, seperti neraca dan laporan laba rugi.

Berikut adalah beberapa poin penting tentang buku besar :

  • Akun-Akun: Buku besar mengandung berbagai akun, seperti kas, piutang, hutang, persediaan, pendapatan, beban, dan lain-lain. Setiap akun digunakan untuk mencatat transaksi yang relevan dengan jenis akun tersebut.
  • Catatan Terinci: Buku besar mencatat setiap transaksi secara terinci. Ini mencakup tanggal transaksi, deskripsi, jumlah yang terlibat, dan referensi yang mengacu pada bukti transaksi, seperti faktur atau kwitansi.
  • Saldo Akun: Setiap akun dalam buku besar memiliki saldo yang mencerminkan saldo akhir terbaru akun tersebut. Saldo ini terus diperbarui setiap kali ada transaksi yang memengaruhi akun tersebut.
  • Debit dan Kredit: Buku besar mengikuti prinsip dasar akuntansi double-entry, yang berarti setiap transaksi memiliki setidaknya dua catatan: debit (pengurangan dari akun) dan kredit (penambahan ke akun). Debit dan kredit harus seimbang untuk setiap transaksi.
  • Jurnal Umum: Informasi dalam buku besar biasanya berasal dari jurnal umum (general journal), di mana transaksi awalnya dicatat sebelum dipindahkan ke buku besar. Jurnal umum mencatat detail setiap transaksi.
  • Pemadanan: Buku besar digunakan untuk memadankan dan memeriksa kesesuaian antara akun-akun. Hal ini membantu dalam mendeteksi kesalahan atau ketidakcocokan dalam pencatatan.
  • Penyusunan Laporan Keuangan: Informasi dari buku besar digunakan untuk menyusun laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Ini memberikan gambaran lengkap tentang posisi keuangan perusahaan.
  • Kepatuhan dan Audit: Buku besar yang akurat dan rapi penting untuk mematuhi peraturan perpajakan dan hukum keuangan, serta untuk memfasilitasi audit internal dan eksternal.
  • Pemantauan Keuangan: Buku besar juga digunakan oleh manajemen perusahaan untuk memantau kinerja keuangan, mengidentifikasi tren, dan membuat keputusan strategis.

Let’s #FeelTheGrowth

Coba Zahir, Gratis!

Level up pencatatan, management, dan pelaporan pada Bisnis Anda dengan menggunakan Zahir.

Hubungi Zahir Expert

Product Consultant kami akan membantu untuk memilih produk terbaik sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.